Bila Fitnah Melanda (1)

Bila Fitnah Melanda (1)

Rangkuman kajian “Bila Fitnah Melanda” Al-Ustadz Abu Ubaidah Yusuf Hafidzahullah

Setelah beliau memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لا يُرِيدُ إِلا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يُعَلِّمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حَجَّتُهُ

Siapa yang berangkat ke masjid yang ia inginkan hanyalah untuk belajar kebaikan atau mengajarkan kebaikan, ia akan mendapatkan pahala haji yang sempurna hajinya.”

Terlebih lagi ini dilakukan di antara sholat maghrib dan isya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمَلاَئِكَةُ تُصَلِّى عَلَى أَحَدِكُمْ مَا دَامَ فِى مُصَلاَّهُ الَّذِى صَلَّى فِيهِ ، مَا لَمْ يُحْدِثْ ، تَقُولُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ

Para malaikat akan mendoakan salah seorang di antara kalian selama ia tetap berada di tempat shalatnya, selama ia tidak berhadats. Malaikat mengucapkan, “Ya Allah, ampunilah dia. Ya Allah rahmatilah dia.” (HR. Bukhari, no. 445).

Al-Imam Ibnul Mubarok rahimahullah berkata: “Saya tidak mengetahui amalan yang lebih baik dari kenabian selain menyebarkan ilmu”.

Siapa di antara kalian yang bisa memberi manfaat kepada saudaranya maka lakukanlah. Jika kalian mendapat nikmat maka rawatlah, karena dosa-dosa akan merusaknya.

Kita semua hidup di zaman fitnah, dan dunia ini juga tempatnya ujian, sebagaimana Allah berfirman:

الم.أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتْرَكُوٓا۟ أَن يَقُولُوٓا۟ ءَامَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ.وَلَقَدْ فَتَنَّا ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ صَدَقُوا۟ وَلَيَعْلَمَنَّ ٱلْكَٰذِبِينَ

Alif laam miim. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?. Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (Al-‘Ankabut 29:1-3)

Adapun fitnah terbagi menjadi dua, yaitu fitnah syubhat dan fitnah syahwat,

1. Fitnah Syubhat

Yaitu kerancuan pemikiran, dan yang terbesar di antaranya syubhat liberal dan syiah.

Hendaknya kita membentengi dengan ilmu dan aqidah yang kuat. Berkata Imam adzahabi :

ﺍﻟﻘﻠﻮﺏ ﺿﻌﻴﻔﺔ ، ﻭﺍﻟﺸﺒَﻪ ﺧﻄَّﺎﻓﺔ

Hati manusia itu lemah, sedangkan syubhat itu menyambar.” (Siyar a’lamin nubalaa : VII/261).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ، يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِـي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا

Sesungguhnya menjelang datangnya hari Kiamat akan muncul banyak fitnah besar bagaikan malam yang gelap gulita, pada pagi hari seseorang dalam keadaan beriman, dan menjadi kafir di sore hari, di sore hari seseorang dalam keadaan beriman, dan menjadi kafir pada pagi hari.

Banyak orang berguguran di tengah jalan, maka perbanyaklah doa kepada Allah,

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ“

Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”

2. Fitnah Syahwat

Fitnah ini banyak merajalela sekarang ini yaitu:

A. Fitnah harta

إِنَّ لِكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً، وَفِتْنَةُ أُمَّتِي الْمَالُ

Sesungguhnya setiap umat itu akan dihadapkan dengan ujian (yang terbesar). Dan termasuk ujian yang terbesar yang menimpa umatku adalah harta.”

B. Fitnah wanita

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً هِيَ أَضَرُّ عَلَى الرِّجَالِ مِنََ النِّسَاءِ

Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah (ujian/godaan) yang lebih dahsyat bagi para lelaki selain fitnah wanita.”

C. Fitnah jabatan/tahta

مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلَا فِيْ غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِيْنِهِ

Tidaklah dua serigala yang lapar yang dilepas di tengah kumpulan kambing, tidak lebih merusak dibandingkan dengan sifat tamak manusia terhadap harta dan kedudukan yang sangat merusak agamanya”.

Terlebih saat ini fitnah terorisme, radikalisme, saling tahdzir, mencela pemerintah, memberontak

*bersambung : Solusi menghadapi fitnah

Share Anda adalah Bukti Cinta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *