Kenapa Belajar di Pesantren..?

Kenapa Belajar di Pesantren..?

KENAPA BELAJAR DI PESANTREN..?

Sebagian hal yang menjadikan pesantren Ahlussunnah sebagai pilihan terbaik pendidikan anak kita adalah :

  1. Pengajaran aqidah yang lurus sesuai manhaj salaf. Dan ini poin yang paling penting. Jadi para santri tidak akan diberikan doktrin-doktrin sesat seperti teori darwin, aqidah jahmiyah, mu’tazilah, dll. Jika seandainya dikatakan tidak ada hasil belajar santri tersebut di pesantren kecuali poin ini maka cukuplah sebagai nikmat hidayah termahal yang ia dapatkan.
  2. Pembinaan ibadah yang intens dan sesuai dengan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
  3. Tidak ada ikhtilath/campur baur antara santri dan santriwati yang merupakan salah satu sebab menyebarnya perbuatan zina.

Sehingga para santri tidak terbiasa berinteraksi dengan wanita non mahromnya dan tidak terbiasa melihat aurat wanita.

Demikian pula para santriwati dilatih untuk tidak terbiasa berinteraksi dengan lelaki non mahrom dan terlstih untuk menjaga ‘iffahnya.

Kalaupun ada kasus santri yang berpacaran, bahkan mungkin dengan santriwati di pondok yang sama, maka itu tidaklah seberapa dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan hal tersebut.

Kemudian, mereka yang melakukannya dengan menyadari kesalahan perbuatannya tersebut insya Allah lebih mudah untuk bertaubat kepada Allah dibandingkan orang yang yang melakukan suatu dosa namun dia tidak tahu bahwa apa yang dia lakukan tersebut merupakan suatu dosa. Ilmu yang dia bawa akan membawanya untuk mudah bertaubat kepada Allah ta’ala.

Itu saja diantara sebagian kelebihan pesantren dibandingkan lembaga lainnya.

Kalau memang ada sekolah umum yang seperti di atas, seperti layaknya sekolah-sekolah umum di Saudi Arabia, ya tafadhdhal sekolahkan anak antum di situ.

Tapi kalau tidak ada maka jangan kau gadaikan agama anak-anakmu hanya untuk urusan dunia.

Benar bahwa tidak semua anak-anak kita harus menjadi ustadz atau da’i, namun tugas orang tua adalah mengarahkan mereka, syukur-syukur ke depan ada diantara anak-anak kita yang menjadi ahli ilmu agama.

Kan kita yakin bahwa rizqi kita dan anak-anak sudah ditanggung oleh Allah subhaanahu wa ta’ala. Wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat.

Mudir PESANTREN ISLAM SUBULUSSALAM
Ust. Abu Ahmad Setiyo Dahri, Lc

Pesantren Islam Subulussalam, 20 September 2021

Share Anda adalah Bukti Cinta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *