Keselek di Neraka

Keselek di Neraka


Pernah ndak ? Lagi lapar, amat lapar. Ketemu makanan, saking laparnya buru-buru makan dan akhirnya keselek (tersedak).

Panik, segera mencari-cari minum untuk mendorong makanan yang nyangkut di tenggorokan itu. Seandainya pun dia hanya nemu minuman yang dia gak suka, Pasti minuman itu akan tetap diminum juga.

Glek..glek..glek…
Lega akhirnya…

Tahukah anda ?
Bahwasanya di antara bentuk adzab di Neraka adalah keselek.

Kelak di akhirat penghuni Neraka akan sangat lapar, saking laparnya mereka akan mencari makanan. Akan tetapi, Mereka hanya menemukan makanan yang berduri.

Simalakama..

Mau gak mau, karena rasa lapar yang amat sangat, mereka pun memakannya.
Makanan ini kemudian akan membuat mereka keselek. Namun ini bukan keselek biasa. Keselek makanan berduri yang menusuk-nusuk tenggorokan.

Keselek duri ikan yang kecil dan tipis saja sudah membuat sakit, bagaimana pula dengan makanan berduri?
Pasti akan sangat menderita.

Derita yang mereka rasakan amat sangat, sehingga mereka bersegera mencari minuman.
Akhirnya ketemulah minuman itu..

Derita belum berakhir, minuman yang tersedia adalah minuman dari air yang sangat panas.

Minuman yang sangat panas yang dapat membuat gosong wajah, melepuhkan bibir yang meminumnya.

Simalakama kedua..

Jika tidak minum, tenggorokan mereka terasa sangat sakit dengan duri-duri yang menusuk.
Jika minum, air yang tersedia amatlah panas.

Karena mereka tidak tahan dengan rasa sakit keselek ini, mereka pun memilih untuk meminum meski dengan resiko wajah gosong dan melelehnya bibir. Air yang panas pun masuk ke tubuh mereka…

Dan derita pun bertambah,
ternyata makanan yang mereka makan itu sama sekali tidak menghilangkan rasa lapar mereka.

Derita lainnya, air yang mereka minum tersebut sangat panas hingga memotong-motong usus mereka di dalam perut.

Apabila mereka selesai mengalami siksaan tersebut, mereka akan dikembalikan ke wujud semula. Dan penderitaan akan berulang kembali.

Itu hanyalah satu macam siksaan di Neraka yang Allah gambarkan di Al Quran dan diceritakan melalui lisan Nabi-Nya.

Hanya derita di atas derita yang akan dirasakan oleh penduduk Neraka.

Adzab Allah amatlah pedih, bahkan adzab tersebut akan terus ditambah. Allah berfirman:

فَذُوقُوا فَلَنْ نَزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا

“Karena itu rasakanlah Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kalian selain daripada azab.”

(QS. An-Naba : 30)

Ini bukanlah khayalan atau imajinasi semata. Ini akan betul-betul terjadi kelak di akhirat.

Apabila dengan gambaran ini tidak membuat seseorang untuk bertaubat, maka dengan peringatan apalagi seseorang itu bisa bertaubat ?

Apakah seseorang harus mencicipi itu semua dulu di akhirat kelak, baru kemudian ia berkata:

رَبِّ ارْجِعُونِ لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ

“Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal saleh yang telah aku tinggalkan.”

(QS. Al-Mu’minun : 99-100)

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ

“Ya Allah, aku mohon kepada-Mu surga, dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka.”

Jadilah anda sebagai pintu kebaikan dan sebarkanlah, mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya.

*****

✍ Ditulis oleh:
Ustadz Boris Tanesia hafidzahullah

Share Anda adalah Bukti Cinta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *